Sabtu, 04 Juni 2011
KUBACAKAN KEMBALI UNTUKMU
BELAJARLAH DARI MATAHARI
Beberapa bulan yang lalu, tapi aku tak ingat kapan tepatnya
Dengan niat dan semangat Empat-empat, engkau membacakan sesuatu untuku ^___^
Adikku,
lihatlah matahari itu
Ia tidak pernah berhenti memberikan cahaya
Sekalipun orang-orang tidak mau memujinya,
Tidak pernah memberikan penghargaan kepadanya
Ia tetap memberikan pencahayaan
Bayangkan, apa yang akan dialami bumi
Bila matahari tidak mau bercahaya
Adikku,
janganlah kau putus asa
Karena besok pagi matahari itu akan terbit kembali
Songsonglah masa depan dengan semangat membara
Tanpa kenal lelah dan pudar
Karena dengannya kau akan menjadi mulia
Adikku,
kau lihat matahari itu sangat tinggi
Tetapi ia masih mau membantu bumi
Karenanya, bila engkau kelak sedang di atas
Janganlah lupa kepada yang di bawah
Sebab kau akan semakin tinggi ketika kau selalu merendah
Adikku,
matahari itu tidak lupa diri
Sekalipun ia sibuk memberikan cahaya kepada semesta
Ia juga memberikan cahaya pada dirinya
Karenanya janganlah kau menjadi seperti lilin
Yang rela membakar dirinya untuk pencahayaan
Tetapi jadilah seperti matahari
Yang memberikan cahaya bagi orang lain
Juga memberikan cahaya bagi dirinya sendiri.
Washington DC, 2010 (DR. AMIR FAISHAL FATH)
Hmmm..beberapa bulan yang lalu aku mendengar kalimat-kalimat indah ini darimu..
benar-benar indah..
Padahal seingatku, aku pernah membaca baris-baris ini di suatu kesempatan,
saat itu aku melewatkannya begitu saja, tak sedikitpun minatku tertarik pada kalimat-kalimat panjang ini.
Dan semuanya berubah seratus delapan puluh saat kalimat ini terucap langsung darimu Kakak..
Tapi dari sedikit obralan dengan mu beberapa hari yang lalu, INGIN KUBACAKAN KEMBALI UNTUKMU KAKAK ^__^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wah...bagus sekali mbak, penuh inspirasi dan menyemgati.
BalasHapusSungguh kakak yang baik hati...
aduh,..ini tulisan benar2 menggugah semangat hidoep deh,...ayo semangat membuat postingan yang lebih ok lagi :D
BalasHapusMakasih ya yan .... telah membacakannya untuk uni.. isi bagus banget utk perenungan... terutama yang ini yan...
BalasHapus"kau lihat matahari itu sangat tinggi
Tetapi ia masih mau membantu bumi
Karenanya, bila engkau kelak sedang di atas
Janganlah lupa kepada yang di bawah
Sebab kau akan semakin tinggi ketika kau selalu merendah"
mengingatkan kita selalu berempati dgn sesama... boleh ya uni copas...??
uni sukma.. yuk mareee uni ^__^ silahkan.....
BalasHapusadikku....
BalasHapusheheheh... :)
kata² yang indah intinya ada di kalimat ini "Tetapi jadilah seperti matahari
BalasHapusYang memberikan cahaya bagi orang lain
Juga memberikan cahaya bagi dirinya sendiri"..mantep dah selamat untuk adik yang mempunyai kakak seperti ini,
hmmm, ada apakah gerangan dgn kakakmu?
BalasHapussuka yang ini :
BalasHapus"janganlah kau menjadi seperti lilin
Yang rela membakar dirinya untuk pencahayaan"
like it..... keren. semoga aku kita semua bisa
BalasHapusass,
BalasHapuspuisinya bermakna sayang banget dengan adiknya mba,
indah rangkaian katanya.
jadilah Orange Vanilla Latte pakai Whipped Cream..
BalasHapusmenghilangkan haus dahaga dan lapar..
hhe..
Hmm...Deeply meaning inside T___T
BalasHapusSemoga terus seperti itu ya,yhan..Senangnya punya kakak ^___^
Kakak yang sayang banget sama adiknya...pasti beruntung sekali memiliki kakak seperti itu
BalasHapushew..pengen jadi matahari yang tidak lupa diri,ga lupa mikirin dirinya sendiri juga :(
BalasHapusIndah sekali, tapi..
BalasHapuskenapa semangat empat-empat?
drop by say Hello..
lama tidak berkunjung ke sini..
Orange "vanilla" Latte Whipped Cream :)
puisinya sangat Inspiratif banget mbak..........
BalasHapusbagus yah puisinya, menginspirasi... banyak belajar dari sang mentari..
BalasHapusromantis hubungan antara adik dan kakak, senengnyaa... saya nggak punya kakak sih, kalo ini saya bacain ke adik.. pasti diketawain deh
maknanya kena banget dihati :)
BalasHapusaku dengarkan adik .. :D
BalasHapusAku sll suka baca postingannya mba..
BalasHapussll kasih inspirasi
menjadi seperti matahari bukan seperti lilin :)
BalasHapuslike this
makasih mbak Yanthee sudah membacakannya untuk saya
BalasHapuskok bisa ya
BalasHapusmerangkai kata sebegitu indah....
aku kok gak bisa yaaaa