Fruity Orange Heart

Selasa, 15 Februari 2011

MUHASABAH

MUHASABAH CINTA
Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini 
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
   
Tuhan... Baru ku sadar
   
Indah nikmat sehat itu
   
Tak pandai aku bersyukur
   
Kini kuharapkan cintaMu
  Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
            Muhasabah cintaku...
     
Tuhan... Kuatkan aku
     
Lindungiku dari putus asa
     
Jika ku harus mati
     
Pertemukan aku denganMu... _edcoustic_

Ibarat sebuah penerbangan, pesawat yang baru saja mendarat tidak boleh dipaksa untuk terbang kembali, dia harus istirahat, untuk dievaluasi, diperiksa baik itu mesinnya, bahan bakarnya, atau perlengkapan lainnya. Jika disamakan dalam kehidupan manusia, evaluasi rutin ini disebut MUHASABAH.
 
Beberapa maskapai penerbangan yang mengabaikan evaluasi rutin ini, hasilnya bisa dilihat, banyak pesawat yang jatuh. Mesinnya saja terbuat dari baja bisa meletus, terbakar bila tidak diperiksa secara rutin. Apalagi kita manusia yang terbuat dari daging dan tulang.

Jika kita menutup dan mengabaikan MUHASABAH, berarti kita telah menutup diri dari kebaikan dan membiarkan diri kita berada dalam kekeliruan. Evaluasi ini dilakukan untuk meningkat kualitas pribadi.

Kehidupan ini bukan mengalir begitu saja, sebagai muslim sejati, ada tujuan tertinggi yang kita tuju yaitu keridhaan Alloh swt. Ada waktunya kita melakukan renungan mendalam, mengukur sejauh mana langkah kebenaran yang telah kita tempuh, kelemahan ditemukan untuk mengumpulkan energi baru. Itulah MUHASABAH yang menjadi bagian penting yang menentukan perjalanan kita sebelumnya dan membuka lembaran baru menuju gerbang kesuksesan yang akan dituju dimasa mendatang.

Jika muhasabah sudah selesai, kelemahan telah kita ketahui, kekurangan telah kita pahami, dan potensi diri telah dikumpulkan, yang dilakukan agar MUHASABAH mempunyai nilai, kita harus menerapkan dalam kehidupan nyata. MUHASABAH bukan mengungkit kesalahan, ataupun mambongkar kekurangan lalu menjadikannya beban. Singkat kata setelah melakukan MUHASABAH atau evaluasi mesti ada perbaikan.

MUHASABAH atau evaluasi ini berlaku jika nyawa masih dikandung badan. Saat kita masih bisa beramal didunia, itulah satu-satunya kesempatan menjadikan MUHASABAH memperbaiki kesalahan.Ketika kita telah sampai di akhirat, tidak ada lagi kesempatan untuk bermuhasabah. Karena disitu kita hanya bermuara pada hamparan surga atau jurang neraka yang menyala.

Umar  bin Khattab mengingatkan, "hisab (evaluasi)-lah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan bersiaplah untuk yaumul hisab. Hisab itu akan menjadi ringan pada hari kiamat bagi orang yang meng-hisab (evaluasi ) dirinya didunia.

19 komentar:

  1. Setuju banget,memperbaiki n belajar dr kesalahan, selayaknya Makhluk sosial tentunya kita haruz selalu berfikir ke arah pembenahan yg lebih baik bagi kehidupan...

    Dan, Muhasabah merupakan salah satu unsur terpenting dlm kehidupan Manusia...

    BalasHapus
  2. terima kasih atas tulisan yang sangat bermanfaat ini dimana saya semakin membuka mata dan hati dalam pembenahan diri dengan ber muhasabah. Salam kenal

    BalasHapus
  3. >> Mr TM.... yups bener banget Jo...

    tapi saat sekarang sulit menemukan orang yang berlapang dada menerima muhasabah. Padahal evaluasi diri punya nilai plus buat kita dimasa yang akan datang...

    >> Pria Sederhana... hehehe itu hanya untuk mengingatkan kembali, agar kita bisa memperbaiki diri...
    makasih mas udah berkunjung... salam kenal juga.... ^_^

    BalasHapus
  4. Amin Allahumah amin.....

    Terima kasih atas tulisannya, semoga do'a ini di kabulkan Oleh Allah SWT. Amin...

    Bagi pembaca yang lain,
    "bacalah tulisan di atas dengan sepenuh hati, dan dengan keikhlasan, anggaplah sobat tidak sedang membaca, tetapi anggaplah sedang berdo'a kepada Allah SWT. Agar tulisan di atas menjadi do'a"

    perjuangan anak bangsa

    BalasHapus
  5. >> Marfinsyah... Amien Amien Amien saya banyakin amiennya semoga salah satu amien ini di ijabah sama Alloh... :)

    Makasih mas.... ^__^

    BalasHapus
  6. jadi gitu yach,,,,,thx dah berbagi ilmu...!!!
    nice info

    wassalam

    BalasHapus
  7. owh.. artinya MUHASABAH bukan mengungkit kesalahan, ataupun mambongkar kekurangan lalu menjadikannya beban. senengnya dapet ilmu .. makasih ya kak"

    BalasHapus
  8. like the poem..T_T



    lam kenal sist..:)

    BalasHapus
  9. dulu ustadz saya pernah blg, sebaiknya sebelum tidur, sekitar 5 menit, mari kita bermuhasabah.. setidaknya bisa membuat kita mengucap istighfar..

    BalasHapus
  10. terkadang [dan sepertinya selalu] saat kita susah, sakit pasti kita bisa lebih dekat denganNYA, mengingat kembali apa yang kita lakukan, apa yang telah kita lewati...

    hmmm, seharusnya setiap saat kita harus bisa berMuhasabah, biar kita bisa mengevaluasi diri kita tidak hanya selalu menuntut dan menuntu :)

    nice post, salam kenal juga ya :)

    BalasHapus
  11. Hai salam kenal ^_^

    jelas banget deskripsi nya, nice post hehee

    BalasHapus
  12. Jadi ngerti sekarang kenapa kita mesti instropeksi diri (muhasabah tadi), ya tujuannya tidak lain dan tidak bukan supaya kita mampu memperbaiki kekurangan2 kita untuk ada di jalan kebaikan...


    makasih ya mbak infonya :)

    BalasHapus
  13. wah renungan yg mendalam, setuju sekali mbk. Sbg manusia sdh selayaknya kita memuhasabah diri ini. Lagunya edcoustic memang top abis.

    kunjungan balik. thanks udah difollow, follow you back no.10. salam kenal jg ^_^

    BalasHapus
  14. Hmmmmmm nambah lagi teman bloggernya... makasih udah berkunjung dan udah ninggalin jejak.....hehehe

    Skali lagi makasih ya... salam kenal buat semuanya ^__^

    BalasHapus
  15. ya udah dh ,, qu mw muhasabah dulu yua ..

    salam .. hehehhe :)

    BalasHapus
  16. >>uni fatray..... hehehe ^__^

    BalasHapus
  17. masih selalu belajar bermuhasabah..

    BalasHapus
  18. >>ysalma....tak ada kata lelah untuk belajar...... ^__^

    BalasHapus
  19. Seorang ulama’ mursyid bermadah “Masa itu adalah umur kita, kalau kita tidak mengisi masa dengan sebaik-baiknya bererti kita telah mensia-siakan umur kita”.

    Tempoh perjalanan kehidupan di dunia ini cukup singkat. Mungkin kita rasa hidup 60 atau 70 tahun sebagai suatu masa yang agak panjang. Namun hakikatnya kebanyakan kita lebih banyak membuang usia sia-sia berbanding menggunakan setiap detik yang ada dengan penuh manfaat.

    Belayar di lautan kehidupan, biarpun tidak tahu ke mana arah yang hendak di tuju. Kita ini telah diarah jalan mana yang harus dituju. Telah disediakan kemudi, telah diberi pendayung. Cuma tinggal untuk melayarkan bahtera kehidupan sahaja.

    BalasHapus